APWS ADAKAN TURNAMEN POINT BLANK JUNIOR U-19

Senin, 22 Agustus 2016 Government

Oleh admhub

APWS ADAKAN TURNAMEN POINT BLANK JUNIOR U-19

Laporan Kontributor Dishubtelkompar Kota Subulussalam
dishubtelkompar.subulussalamkota.go.id, Singgersing

Minggu (21/8) Sebanyak 10 tim  dari beberapa warnet yang ada di Kota Subulussalam beradu ketangkasan dalam turnamen point blank junior U-19 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia  ke 71 Tahun 2016 yang diadakan oleh Asosiasi Pengusaha Warnet Subulussalam (APWS) bertempat di Tiga Dara Net Lae Bersih Penanggalan.

Agus Dianta, ST mewakili pengurus Asosiasi Penguasaha Warnet Subulussalam (APWS) selaku tuan rumah katakan, dirinya merasa bangga bisa mengadakan turnamen ini, bahkan para pecinta game yang ada di Kota Subulussalam meminta kepada pengurus APWS agar bisa mengadakan turnamen ini dalam skala yang lebih besar. Para pencinta game merasa dengan adanya turnamen seperti bisa mengasah kemampuannya dalam bermain game dan bersaing dengan lawannya dalam fair play.   10 tim tersebut antara lain TIGA DARA A, BRUTUS N ET, GAMERS, GHOS WINGS, ERROR 404,  KESAH NAGA 32,  FITRIADI 1, FITRIADI 3, SAVIOLA NET, TIGA DARA B. Doni, Edo, Novri bertindak selaku juri dan didukung oleh teknisi IT Nazar Zuhri, A. Md.

Kepala Bidang Telematika Komunikasi  Dinas Perhubungan, Telematika, Komunikasi dan Pariwisata Kota Subulussalam  Zainal Abidin, SH  katakan, turnamen point blank junior U-19 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Warnet Subulussalam (APWS) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia  ke 71 Tahun 2016 merupakan wujud kecintaan mereka terhadap Indonesia. Sebagai mitra pemerintah dalam penyebaran (diseminasi) informasi, keberadaan  warnet dan warung berwifi  di Kota Subulussalam sangat positif.

Kementerian Kominfo telah membuat inistiatif “ Internet Sehat “ dan juga rambu-rambu warnet melalui Peraturan Nomor 26/perim.Kominfo/15/2007 tentang Pengamanan Pemanfaatan  Jaringan Telekomunikasi Berbasis Protokol Internet.  

Sementara dalam pasal 5 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah bahwa tujuan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ; Pertama, mewujudkan struktur perekonomian nasional yang seimbang, berkembang,  dan berkeadilan. Kedua, menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Ketiga, meningkatkan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan rakyat dari kemiskinan. Jadi keberadaan Warnet dan Warung Berwifi harus didukung  oleh semua stakeholder, papar Zainal.