DR. MAHATHIR MUHAMAD JADI PEMBICARA SEMINAR INTERNASIONAL

Selasa, 19 Juli 2016 Government

Oleh admhub

Laporan Kontributor dishubtelkompar.subulussalamkota.go.id, Medan

Senin (18/7) Ratusan peserta dari berbagai daerah asal Provinsi Sumatera Utara, Aceh termasuk dari Jakarta memadati aula hotel JW. Mariot Medan untuk mengikuti seminar internasional yang diselenggarakan oleh Media Harian Waspada. Panitia menghadirkan tiga pembicara, pertama. Tun Dr. Mahathir Mohamad (Mantan Perdana Menteri Malaysia) dengan tema " Good Governance and Clean Goverment dalam Perspektif Islam " , kedua. Prof. Dr. Ismail Lutfi Japakiya (Rektor Universitas Fatoni Thailand) dengan tema " Peran Negara Menciptakan Kerukunan Antar Agama ", ketiga. DR. H. Yusnar Yusuf, MS (Ketua Umum Pengurus Besar Al Jami'yatul Washliyah) dengan tema " Sinergitas Pemerintah dan Umat Beragama Menghempang Paham Komunisme. "   


Dalam paparannya Tun Dr. Mahathir Mohamad katakan, Kalau kita ingin menjadikan pemerintahan yang bersih kita harus kembali kepada Al quran dan Sunnah Rasulullah. Nabi Muhammad SAW sebagai seorang pemimpin telah mampu membangun negaranya dan tatanan masyarakat kala itu penuh kebahagiaan dan kejayaan. Banyak pemimpin Eropa yang telah mengambil referensi terhadap islam bisa mencapai kejayaan, namun kita sebagai penganut islam sebaliknya menolak islam. Hal inilah yang menghancurkan negara-negara islam itu sendiri.  Pemimpin yang mampu  mengembangkan cara hidup yang islami akan memberikan kejayaan dan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Pemimpin sangat berperan dalam membangun negara dimanapun. Siapapun pemimpinnya yang mampu menata masyarakatnya akan berjaya. Kita telah mengalami masa jaya dan kemunduran, seharusnya menjadi pembelajaran bagi semua umat islam dimanapun berada untuk berlomba-lomba dalam menegakkan ajaran islam secara kaffah. Apabila ada pemimpin yang berpegang pada hukum Allah maka akan menjadikan pemerintah yang diidamkan oleh rakyatnya. Saya melihat perkembangan negara diseluruh dunia, ada yang maju terus mundur atau dulunya mundur terus maju. Nilai-nilai hidup yang baik menjadi modal untuk maju.

Dalam sesi diskusi ia berpesan, jangan campur adukkan antar agama dan politik. Tidak ada negara dimanapun yang terbebas dari korupsi tergantung  peringkatnya. Kita bertanggungjawab sejak dini untuk membentuk karakter umat. Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter bangsa. Seorang pemimpin harus bisa menunjukkan karakter dan suri tauladan yang baik, semaikan nilai-nilai islam sejak dini. Negara akan hancur apabila korupsi merajalela dan dalam segala hal urusan harus dengan uang. Negara yang maju karena memiliki nilai-nilai , displin, amanah, rajin.  Persoalan kesenjangan jangan dibiarkan karena akan memicu permusuhan.  Diakhir diskusi salah seorang Ketua KNPI Aceh bertanya tentang  kejayaan  Malaysia pada masa Tun menjadi Perdana Menteri, ia menjawab dengan singkat, nasibnya saja yang baik karena sistem sudah ada dan situasi negara aman dan tenteram. Negara yang tidak memiliki sumber daya alam akan maju dengan didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki ilmu pengetahuan dan karakter yang baik.

Menurut Prof. Dr. Ismail Lutfi Japakiya katakan, ada enam hal yang dapat menjaga kerukunan agama, pertama,  semua manusia adalah sama-sama makhluk dan hamba Allah, kedua, sama-sama anak adam dan hawa, ketiga, sama-sama adik beradik seketurunan, keempat, sama-sama umat Muhammad pembawa rahmat kepada sekalian alam di dunia dan akhirat (umat ijabah dan umat da'wah), kelima, sama-sama menghadapi kematian dan menghadap Allah untuk mendapat balasan surga dan neraka, keenam,  sama-sama musuh syaithan durjana selaku pembawa manusia ke neraka.

DR. H. Yusnar Yusuf MS berpesan untuk mengantisipasi bangkitnya paham komunis agar ormas islam bersinergi dengan pemerintah, jajaran aparatur keamanan dan membangun dalam keluarga kita generasi qurani, ujarnya.

Dari Pemerintah Kota Subulussalam hadir, Walikota Subulussalam Merah Sakti, SH, Kepala Dinas Perhubungan, Telematika dan Pariwisata Kota Subulussalam Muhsin, SH, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Subulussalam Baginda Nasution, SH, MM,  Kepala Bagian Umum Setdako Subulussalam T. Harida Aslim, SE, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Subulussalam Abdurrahman, SE. MM, Kepala Bidang Komunikasi dan Telematika Dinas Perhubungan, Telematika dan Pariwisata Kota Subulussalam Zainal Abidin, SH.